Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Turun,Fokus Beralih ke Data AS
Wednesday, 7 January 2026 19:19 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun karena pelaku pasar mulai "mengabaikan" eskalasi geopolitik dan memilih fokus ke rangkaian data ekonomi AS yang padat pekan ini. Emas sempat melemah setelah reli lebih dari 4% dalam tiga sesi terakhir, kini bergerak mendekati area $4.455/oz.

Di sisi geopolitik, ketegangan tetap tinggi: Presiden Donald Trump menyebut Venezuela akan menyerahkan 50 juta barel minyak ke AS, sementara Gedung Putih juga menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk menguasai Greenland. Dari Asia, Tiongkok memberlakukan kontrol ekspor ke Jepang untuk barang-barang yang berpotensi dipakai untuk kepentingan militer. Namun, alih-alih "risk-off" berlanjut, pasar justru mengalihkan perhatian ke data AS”terutama laporan tenaga kerja Desember yang rilis Jumat”setelah indikator manufaktur keluar lebih lemah dari perkiraan dan memperkuat spekulasi The Fed bisa kembali memangkas suku bunga.

Ekspektasi pelonggaran ikut dipertegas komentar Gubernur Fed Stephen Miran, yang mengatakan bank sentral perlu memangkas suku bunga lebih dari 1 poin persentase pada tahun 2026, karena kebijakan moneter yang dinilai masih menahan perekonomian. Tahun lalu, rangkaian pemangkasan suku bunga menjadi salah satu bahan bakar utama logam mulia”aset tanpa imbal hasil”di tengah rekor kinerja emas (terbaik sejak 1979), mendorong pembelian bank sentral, serta arus masuk ETF emas. Reli perak bahkan lebih agresif, nyaris +150%, ditopang isu kekurangan pasokan dan potensi tarif impor AS.

Meski begitu, pasar juga mewaspadai tekanan jangka pendek dari menyeimbangkan kembali indeks komoditas. Citigroup memperkirakan potensi arus keluar sekitar $6,8 miliar dari kontrak berjangka emas, dan jumlah yang hampir sama dari perak, karena penyesuaian bobot di dua indeks komoditas terbesar.

Pada hari Rabu, emas spot turun 0,9% menjadi $4.453,85/oz (11:41 London). Perak melemah 2,4% menjadi $79,3181/oz (meski masih naik >10% YTD). Platinum anjlok 4,5% dan paladium turun 3,8%. Sementara itu, Bloomberg Dollar Spot Index relatif stabil.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS